Pekerjaan Otosaka di Distrik GLG

Perusahaan yang mendistribusikan senjata dan kontruksi alat berat. Salah satu orang yang berkerja yaitu otosaka. Pekerjaan penting yang di duduki oleh otosaka. Ruang kerja yang meliputi banyak aspek yang sangat tinggi. Perusahaan yang selalu beroperasi selama 24 jam tanpa henti bertansaksi. Perusahaan yang selalu tinggi terjadi transaksi menjelang malam. Dalam waktu yang singkat dari pagi hingga malam hari, produk yang dibuat terus di uji coba dan terus di jalankan hingga sampai ke tangan konsumen. Produk yang selalu di kenali oleh masyarakat di distrik kode GLG.

Pekerjaan Otosaka

Pekerjaan otosaka sebagai salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan itu. Ia selalu giat dalam bekerja. Ketika terjadi suatu kendala pada perangkat, ia segera memproses perbaikan dan menyelesaikannya. Waktu terjadi pada perangkat yang di alami oleh karyawan dalam menyelesaikan senjata. Otosaka turun tangan ke lokasi untuk melihat dan memantau kejadian itu. Sesampai di lokasi karyawan, otosaka hanya melihat sejenak tapi tiba-tiba perangkat tersebut bisa digunakan kembali untuk membangun senjata. Tidak lama dalam lokasi, otosaka pergi dan melihat sekeliling tempat kerja itu. Otosaka kemudian melihat lihat kiri dan kanan yang banyak karyawan berada di balik sekat-sekat dinding kaca.

Produksi

Otosaka masuk dalam ruangan yang tidak terkunci. Pintu yang dapat membuka dan menutup dengan sendiri. Seperti pintu bar yang ia sering kunjungi ketika lelah dalam bekerja. Ketika berada di dalam ruangan itu. Beberapa orang ada yang melayani konsumen dan bagian kasir sebagai penerimaan pembayaran. Otosaka yang hanya berdiam diri dan melihat situasi yang aman dan kondusif berjalan dengan lancar.

Otosaka kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan tugas pekerjaan yang harus di selesaikan. Waktu telah berlalu dari pagi menjelang malam. Otosaka pergi dan meninggalkan perusahaannya karena waktu kerja sudah usai. Pada keesokan harinya otosaka menjaga keadaan dari siang hingga malam hari. Ketika sampai di perusahaan otosaka kembali melanjutkan pekerjaan yang ia geluti sebagai perbaikan senjata, menata ulang senjata, dan memperbarui senjata dengan kode rumit untuk memberikan yang terbaik pada konsumen.

Salam

Panggilan terjadi, telepon ruangan otosaka berbunyi. Otosaka segera mengangkat gagang telepon dan berbicara:
“salam dristrik GLG, otosaka, ada yang bisa di bantu?”
“dari marg, bisa ke depan pelayanan konsumen.”, ucap marg.
“ada masalah apa ya?”
“ini, senjatanya di coba konsumen tetapi tidak dapat digunakan.
“kenapa bisa?”, sahut otosaka
“ke sini saja, saya bingung.”
“iya, iya saya kesana. ditunggu”, ucap otosaka dan menutup langsung telpon dan melanjutkan pekerjaan.

Pengujian Senjata

Otosaka kemudian menuju ruang pelayanan konsumen. Sampai di lokasi, ia langsung cek keadaan senjata dan mencoba masuk dalam kode senjata itu dengan bantuan alat yang dimiliki otosaka. Tidak lama dalam perbaikan dan pengecekan. Senjata yang akan dibeli konsumen segera bisa digunakan. Marg selaku penguji dan pendamping konsumen untuk membeli senjata. Marg kembali mengarahkan konsumen. Otosaka kemudian jalan-jalan ke sudut paling depan dalam pelayanan konsumen yang menerima pertanyaan. Otosaka duduk di bangku kosong belakang ose, smama, dan eti mey. Mereka adalah pekerja sebagai pendaftaran untuk antrian pembelian senjata serta sertifikat hak milik senjata dan melayani tanya jawab kontruksi alat berat. Pekerjaan otosaka terhenti sejenak dan melihat mereka yang sedang melayani.

Bercanda Tawa

Ketika mereka sedang melayani. Otosaka berdiam diri dan melihat tabletnya yang mengeluarkan hologram sebagai bentuk komunikasi dan pusat informasi. Ketika bagian pendaftaran hampir selesai untuk menyelesaikan satu konsumen. Ose bercanda dengan otosaka.
Ose bertanya: “km ngapain? bertemu smama ya?”
Otosaka menjawab:”iya dong, smama. hallow.” dalam batin otosaka,”hanya mau liat dia karena cantik, tapi apakah ini artinya aku suka dia ya, hatiku berdetak-detak”.
“cie smasma, di cari otosaka tuh”, ucap ose sembari merayu smama.
“zeahaha”. ketawa otosaka. tapi dalam dirinya, otosaka mendapatkan sedikit rayuan.

Tidak lama bercanda dengan mereka. Waktu sudah menunjukkan pergantian sistem kerja malam. Otosaka kembali ke ruangan dan merapikan tempat kerja untuk bersiap pulang. Ketika sudah selesai dan berjalan menuju halaman depan perusahaan. Otosaka membayangkan sesosok smama yang paras cantiknya, kulit yang putih, wajah yang bersinar tanpa ada jejak-jejak yang menempel, tidak ada jerawat, bola mata berwarna hitam yang menyegarkan wajahnya, tubuh yang tidak gemuk dan tidak kurus, porsi wanita yang sangat cantik dipandang.


logo bayoe.id
logo bayoe.id, Hiburan, Pekerjaan, pertarungan. (Travel, jobs, and love)


Internal Link Program Kami: bayoe.id
Outbound Link = Follow Instagram @petrusbayu



About Author

bayoe